Jakarta (KABARIN) - Dokter spesialis gizi klinik lulusan Universitas Indonesia dr. Diana Felicia Suganda, M.Kes, Sp. G.K menjelaskan fungsi elektrolit bagi tubuh dalam beraktivitas sehari-hari.
“Tubuh kita ini unik dan memang kebanyakan (kandungannya) terdiri atas cairan. Justru 60 sampai 65 persen tubuh kita itu isinya cairan yang isinya ada air, darah, plasma dan elektrolit,” kata Diana dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa.
Diana menyebut terdapat empat jenis elektrolit yang ada dalam tubuh yakni natrium, kalium, kalsium dan magnesium. Seluruhnya melengkapi fungsi yang tidak diberikan oleh air putih.
Seluruh elektrolit tersebut berfungsi untuk membantu keseimbangan cairan dalam tubuh, mendukung fungsi otot baik saat kontraksi maupun relaksasi dan mengatur tekanan darah.
Fungsi lainnya yakni mendukung fungsi jantung dan sistem syaraf serta menjaga kesehatan tulang dan otot.
"Sebenarnya yang kayak kalsium, magnesium, bukan cuma bikin tidur nyenyak, tetapi dia menjaga kontraktilitas otak. Otak itu kan kalau kita olahraga, ada dia berkontraksi, dan dia berelaksasi. Pokoknya proses yang berlawanan ini dipengaruhi oleh elektrolit," ujar dia.
Menurutnya, kecukupan elektrolit dalam tubuh harus selalu dijaga bahkan ketika sedang beraktivitas. Apabila individu hanya meminum air putih saja, Diana mengatakan bentuk elektrolit bisa jauh lebih encer.
Seseorang juga dapat mengalami kram atau spasme otot, otot menjadi lemas, cepat lelah, sakit kepala hingga mengalami burnout.
Maka dari itu, Diana menyarankan pada masyarakat untuk mengurangi kebiasaan untuk menahan rasa haus agar cairan dalam tubuh tetap tercukupi.
Dia mengingatkan bahwa cairan tetap akan keluar dari tubuh meski seseorang hanya beraktivitas di dalam ruangan atau sekadar bermain media sosial saja.
Tubuh dapat semakin kekurangan cairan apabila seseorang melakukan aktivitas berat atau olahraga yang membutuhkan banyak tenaga.
"Kadang terjadinya pengeluaran cairan dan elektrolitnya itu kita tidak berasa. Kadang dari pipis, kadang keringat, dari napas pun kita keluarkan. Jadi kadang kita tidak merasa haus. Kalau sudah merasa haus itu sebenarnya sudah proses yang kesekian," ujar Diana.
Editor: Raihan Fadilah
Copyright © KABARIN 2026